TARGET INVESTASI = 1.000 TALI RIS
Tali Ris (tali untuk mengikat rumput laut)
Panjang Tali Ris = 25 Meter
Jumlah Bibit = 80 Titik per tali ris
Biaya = Rp. 2.500 per tali ris
-
Total Investasi = Rp. 200.000 per tali ris
Minimal Investasi = 10 Tali Ris ( Rp. 2.000.000 )
PEMBAGIAN PROFIT
Rp. 20.000 per tali ris (jika hasil panen berlimpah)
Rp. 8.000 per tali ris ( jika hasil panen kurang)
Dengan pembagian profit yang seperti itu, maka profit yang akan diterima investor per 2 bulan untuk investasi Rp. 2.000.000 (10 tali ris)
PROFIT MAKSIMAL = Rp. 200.000 (10% dari nilai investasi)
PROFIT MINIMAL = Rp. 80.000 (4% dari nilai investasi)
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label investasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 12 Desember 2015
Tanya Jawab
T :Lokasi usaha dimana?
J : Lokasi usaha di Kecamatan Kokas Kabupaten Fakfak, Papua Barat
T : Kalau usaha ini gagal bagaimana?
J : Kalau usaha gagal, pengelola bertanggungjawab mengembalikan dana investasi sebesar 75%
T : Mengapa tidak dijamin 100% ?
J : Saya ingin setiap orang yang berinvestasi memahami akan resiko investasi, resiko kehilangan 25% dari total investasi saya pikir wajar, agar semua orang memahami setiap investasi itu ada resiko yang harus ditanggung.
T : Berapa lama panen ?
J : Panen 45 hari sejak tanggal penanaman
T : Jangka waktu pembagian profit?
J : Profit dibagi per 60 hari ( 2 bulan ) sejak tanggal penanaman.
T : Mengapa Profit untuk investor sangat kecil?
J : Profit investor kecil karena pengelola harus mengeluarkan dana operational usaha dan mengalokasikan pengembalian dana investor saaat jangka waktu investasi selesai
T : Mengapa ada profit maksimal dan profit minimal
J : Yang namanya usaha TIDAK ADA YANG PASTI. Jika hasil panen berlimpah maka pengelola akan membayar profit maksimal dan jika hasil panen sedikit pengelola akan mebayar profit minimal
T : Jangka Waktu Investasi ?
J : Jangka waktu investasi 6 kali panen atau lebih kurang 12 bulan
T : Apakah investor akan menerima modal kembali?
J : Ya, Investor akan menerima dana investasi kembali setelah 6 kali panen.
T : Apakah ada jaminan dana investasi ?
J : Tidak ada jaminan. Jaminan dari saya hanya kejujuran dan kepercayaan. Jadi jika anda percaya silahkan inves jika tidak bisa memantau dulu.
T: Apakah ada kemungkinan kerugian 100% dari total modal investor
J : Investor akan menanggung kerugian 100% dari total investasi jika terjadi keadaan kahar seperti tsunami yang mengakibatkan hancurnya seluruh ladang dan peralatan produksi sehingga kami tidak bisa melakukan usaha budi daya lagi.
J : Lokasi usaha di Kecamatan Kokas Kabupaten Fakfak, Papua Barat
T : Kalau usaha ini gagal bagaimana?
J : Kalau usaha gagal, pengelola bertanggungjawab mengembalikan dana investasi sebesar 75%
T : Mengapa tidak dijamin 100% ?
J : Saya ingin setiap orang yang berinvestasi memahami akan resiko investasi, resiko kehilangan 25% dari total investasi saya pikir wajar, agar semua orang memahami setiap investasi itu ada resiko yang harus ditanggung.
T : Berapa lama panen ?
J : Panen 45 hari sejak tanggal penanaman
T : Jangka waktu pembagian profit?
J : Profit dibagi per 60 hari ( 2 bulan ) sejak tanggal penanaman.
T : Mengapa Profit untuk investor sangat kecil?
J : Profit investor kecil karena pengelola harus mengeluarkan dana operational usaha dan mengalokasikan pengembalian dana investor saaat jangka waktu investasi selesai
T : Mengapa ada profit maksimal dan profit minimal
J : Yang namanya usaha TIDAK ADA YANG PASTI. Jika hasil panen berlimpah maka pengelola akan membayar profit maksimal dan jika hasil panen sedikit pengelola akan mebayar profit minimal
T : Jangka Waktu Investasi ?
J : Jangka waktu investasi 6 kali panen atau lebih kurang 12 bulan
T : Apakah investor akan menerima modal kembali?
J : Ya, Investor akan menerima dana investasi kembali setelah 6 kali panen.
T : Apakah ada jaminan dana investasi ?
J : Tidak ada jaminan. Jaminan dari saya hanya kejujuran dan kepercayaan. Jadi jika anda percaya silahkan inves jika tidak bisa memantau dulu.
T: Apakah ada kemungkinan kerugian 100% dari total modal investor
J : Investor akan menanggung kerugian 100% dari total investasi jika terjadi keadaan kahar seperti tsunami yang mengakibatkan hancurnya seluruh ladang dan peralatan produksi sehingga kami tidak bisa melakukan usaha budi daya lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)