Hari Kamis, saya dapat telpon dari nomor baru yang tidak ada dalam daftar. Setelah diangkat, ternyata pemberitahuan dari pihak ekspedisi bahwa tali yang saya pesan sudah datang dan mau diantar ke rumah.
Di Rumah tidak ada orang, terpaksa minta izin pulang duluan untuk membuka pintu dan memasukkan semua kemasan yang datang. Totalnya ada 4 koli. Pesanan ini berisikan.
Tali 2 mm = 55 Roll
Tali 5 mm = 34 Roll
Tali 6 mm = 2 Roll
Tali 10 mm = 4 Roll
Semua ini dipersiapkan untuk pemasangan ladang yang ke tiga.
Tampilkan postingan dengan label langkahku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label langkahku. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 April 2016
Selasa, 22 Maret 2016
250 Tali Terjual Habis
Hari ini adalah hari yang paling bersejarah, karena 250 tali ris yang saya tawarkan terjual habis. Saya sama sekali tidak menyangka secepat ini investasi yang saya tawarkan di kaskus itu terserap semua oleh para investor.
Saya bangga, sangat bangga malah karena ditengah merosotnya kepercayaan investor terhadap tawaran investasi yang ada di forum kaskus, saya bisa meraih kepercayaan itu dengan utuh. Sunggu luar biasa. Padahal saya tidak memberikan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) atau semacam tanda terima dana investasi. Investor hanya punya bukti transfer dana mereka ke rekening saya.
Kepercayaan investor ini, sebenarnya adalah amanah yang besar, saya juga harus menanggung resiko investasi sebesar 75% dari total dana investasi yang mereka berikan jika terjadi kegagalan diluar bencana tsunami. Dengan kata lain dengan total investasi yang ada sebesar Rp.50.000.000, saya harus siap mengganti dana Rp. 37.500.000 jika investasi ini gagal.
Semua itu memang adalah resiko, resiko bagi orang yang mau berusaha. Jika kita tidak siap menanggungnya, berarti kita tidak siap untuk menuju sukses. Semoga saja Allah SWT memberikan jalan bagi saya untuk meraih sukses itu bersama para investor saya.
Rabu, 30 Desember 2015
Tali Baru
Untuk memperbesar kapasitas produksi rumput laut, maka saya memutuskan untuk menambah kapasitas tali terpasang, untuk itu saya memesan tali langsung dari Surabaya.
Tanggal 25 Desember kapal yang mengangkut tali, tiba di Fakfak. Berhubung waktu libur maka pembongkaran muatan kapal nanti dilakukan pada hari Senin tanggal 28 Desember 2015.
Tanggal 30 Desember pas pulang kantor ternyata tali sudah diantar ke rumah. Karena rumah tutup maka tali yang masih dalam kemasan hanya diletakkan saja di depan pintu rumah. Untunglah daerah kami termasuk daerah yang aman sehingga talinya tidak hilang.
Tali masih dalam kemasan
- Tali 10 mm (tali pondasi dan tali jangkar) = 4 roll
- Tali 5 mm (tali ris ) = 35 roll
- Tali 3 mm (tali anting) = 2 roll
- Tali 2 mm (tali bibit) = 22 roll
Seluruh tali ini akan dipakai untuk membuat ladang rumput laut sebesar 1/2 ha dengan ukuran 100 m x 50 m. Nantinya tali ris (tali tempat diikatnya tali bibit) akan berjumlah 250 buah dengan panjang 25 m dengan jarak antara tali ris selebar 80 cm.
Dengan total kapasitas tali terpasang 250 tali ris diharapkan dalam 1 kali panen akan menghasilkan rumput laut kering sebanyak 2,5 ton s/d 4 ton.
Sabtu, 12 Desember 2015
Awal Mula
Assalamualaikum Wr.Wbrk.
Bermula dari ketertarikan akan potensi yang bisa di usahakan di daerah kami, saya memulai bisnis ini dengan perkiraan dana yang dibutuhkan paling banyak 25 juta rupiah.
Karena kekurangan dana, maka saya berpikir untuk membuka peluang investasi bagi pemodal yang berminat. Awalnya saya menulis tawaran investasi ini di kaskus dan alhamdulillah dari sini saya mendapat kepercayaan dari 3 investor dengan total investasi sebanyak 45 tali ris dengn total investasi sebesar Rp.9.000.000.
Keberhasilan menjaring investor di kaskus menjadi pemicu saya untuk bekerja lebih giat lagi dan berpikir untuk menulis tawaran ini dalam sebuah blog dan akhirnya lahirlah blog ini.
Blog ini dibuat pada hari sabtu tgl 12 desember 2015, tulisan-tulisan yang ada sebelum tanggal tersebut sengaja dibuat penulis menyesuaikan dengan tanggal dan bulan kejadian itu berlangsung.
Bermula dari ketertarikan akan potensi yang bisa di usahakan di daerah kami, saya memulai bisnis ini dengan perkiraan dana yang dibutuhkan paling banyak 25 juta rupiah.
Yang namanya usaha, pasti ada suka dukanya. Dukanya waktu tanaman rumput laut ini diserang hama penyu hijau, alhasil penanaman pertama dan kedua gagal ( tidak panen) akibat serangan hama.
Terlanjur basah, akhirnya maju terus. Camp penampungan rumput laut yang dibangun akhirnya harus dipindah ke lokasi lain dimana tidak ada hama. Dari sinilah biaya membengkak. Sampai panen pertama modal yang saya keluarkan kurang lebih 50 juta rupiah dan Alhamdulillah berhasil.
Karena kekurangan dana, maka saya berpikir untuk membuka peluang investasi bagi pemodal yang berminat. Awalnya saya menulis tawaran investasi ini di kaskus dan alhamdulillah dari sini saya mendapat kepercayaan dari 3 investor dengan total investasi sebanyak 45 tali ris dengn total investasi sebesar Rp.9.000.000.
Keberhasilan menjaring investor di kaskus menjadi pemicu saya untuk bekerja lebih giat lagi dan berpikir untuk menulis tawaran ini dalam sebuah blog dan akhirnya lahirlah blog ini.
Minggu, 02 Agustus 2015
Panen Perdana
Saat lebaran saya dan istri saya pulang ke kampung saya Gorontalo. Waktu kami disana, harusnya 1 minggu setelah lebaran rumput lautnyanya sudah harus dipanen, tapi pekerja tidak mau melakukakannya, maunya menunggu kami pulang.
Kami pulang tgl 30 Juli, transit 2 malam di Makasar, begitu tiba di Fakfak, tgl 2 Agustus kami sudah pergi ke Kokas (sebuah kecamatan yang jaraknya dari Fakfak 45 KM) untuk melakukan panen perdana.
Sebagai ungkapan rasa syukur, sebelum panen dilakukan, kami membaca doa syukur yang dipimpin oleh bapak Imam Kampung Sisir (mertua saya).
Bapak Imam Kampung Sisir, Hi Umar Heremba lagi memimpin pembacaan doa
Aku ikut berdoa walau hanya mengaminkan saja
Begitu doa selesai dan menikmati hidangan ala kadarnya, kami turun ke laut ikut memanen rumput laut. Wah rame...soalnya saudara-saudara kami yang lainpun ikut bersama anak-anak mereka.
Begini gaya istriku saat memanen rumput laut....hati-hati bu bidan jangan sampai jatuh ke laut
Istriku, adik ipar dan suami beserta anaknya ikut panen
Aku bergaya didepan perahu yang mengangkut hasil panen
sebanyak 4 tali ris, bajuku basah jadi harus diganti.
Selasa, 30 Juni 2015
Akibat Penyu Hijau
Juni 2015
Camp yang sementara dibangun, terpaksa harus dibongkar kembali akibat penyu hijau.
Semua bibit yang telah ditanam dimakan habis. Total 90 tali ris (dari rencana penanaman 160 tali ris ) yang ditanam pada bulan pebruari habis. Dari 80 titik bibit per 1 tali ris yang tersisa hanya beberapa titik, itupun tali yang dekat pantai sedangkan tali yang jauh dari pantai habis total.
Karena serangan penyu hijau, akhirnya lokasinya dipindah lebih kurang 150 meter dari tempat yang lama dan hasilnya juga sama. Saya hampir putus asa menghadapi kenyataan yang ada.
Akhirnya ambil keputusan camp yang sementara dibangun, terpaksa harus dibongkar kembali dan dipindahkan ke lokasi yang jauhnya sekitar 1 km dari lokasi awal.
Pembangunan camp di lokasi yang baru, dilaksanakan saat bulan puasa (Juni 2015). Ini cuplikan beberapa photo yang sempat diambil istri saya saat pembangunan camp di lokasi yang baru.
![]() |
Lantai Camp sudah selesai
Pendirian tiang camp dibuat 2 lantai atas inisiatif
dari adik ipar Andi Hematan
Langganan:
Postingan (Atom)










